Suara Mahasiswa Menentukan Arah Kampus, Pemilihan Ketua BEM STIQNIS Dimulai

Sumenep, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Ilmu Syariah (STIQNIS) menyelenggarakan Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Nurul Islam tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa STIQNIS sebagai bentuk partisipasi aktif dalam proses demokrasi kampus.
Pemilihan Ketua BEM ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi kemahasiswaan ke depan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan kondusif, dengan suasana yang mencerminkan semangat kebersamaan serta kedewasaan berdemokrasi di lingkungan kampus.
Pada pemilihan kali ini, terdapat dua pasangan calon (paslon) Ketua dan Wakil Ketua BEM yang maju dalam kontestasi. Kedua paslon telah melalui tahapan pendaftaran, penyampaian visi dan misi, serta pemaparan program kerja di hadapan mahasiswa. Masing-masing paslon menyampaikan gagasan dan komitmen mereka dalam membangun organisasi kemahasiswaan yang responsif dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Paslon 1 mengusung visi “Mewujudkan Badan Eksekutif Mahasiswa STIQNIS sebagai organisasi kemahasiswaan yang berintegritas dan berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan serta kesejahteraan mahasiswa secara berkelanjutan.” Visi tersebut dijabarkan melalui misi penguatan tata kelola organisasi yang transparan dan profesional, optimalisasi peran BEM sebagai wadah aspirasi mahasiswa, serta peningkatan kualitas pelayanan dan kegiatan kemahasiswaan yang berdampak langsung bagi mahasiswa.
Sementara itu, Paslon 2 mengangkat visi “Mewujudkan STIQNIS sebagai kampus Qur’ani yang aktif, kritis, dan berdaya melalui mahasiswa yang berakhlak dan peduli.” Visi ini diwujudkan melalui misi menumbuhkan budaya akademik yang berbasis nilai-nilai Al-Qur’an, mendorong sikap kritis dan kepedulian sosial mahasiswa, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang berkontribusi positif bagi kampus dan masyarakat.
Pemungutan suara dilaksanakan secara langsung dengan menjunjung tinggi asas demokrasi, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Seluruh mahasiswa STIQNIS
menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab sehingga proses pemilihan berjalan lancar dan mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak.
Berdasarkan hasil pemungutan suara, Paslon 1 atas nama Madani Karim dinyatakan sebagai pemenang dan resmi terpilih sebagai Ketua BEM STIQNIS. Dalam sambutannya, Madani Karim menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan kepada saya. Amanah ini tentu bukan hal yang ringan, namun akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi mahasiswa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pada awal masa kepemimpinannya akan memprioritaskan pembenahan internal organisasi, mulai dari sistem kerja, penguatan kekompakan antarbidang, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di dalam BEM. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan organisasi dalam bergerak dan memberikan dampak positif yang lebih luas.
Dengan terselenggaranya pemilihan ini, STIQNIS menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan budaya demokrasi yang sehat dan membentuk kepemimpinan mahasiswa yang berintegritas, berakhlak, serta bertanggung jawab.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email