Mahasiswa KKN STIQNIS 2026 Dorong Penguatan Literasi Keagamaan dan Potensi Lokal di Kebun Dadap Timur, SaronggiKebun Dadap Timur, Saronggi —

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIQNIS tahun 2026 melaksanakan serangkaian program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan literasi keagamaan, pemberdayaan kelembagaan, serta pengembangan potensi lokal. Program-program tersebut dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan dan dialog partisipatif bersama tokoh masyarakat setempat.Salah satu program utama yang dilaksanakan adalah kolaborasi dengan lembaga formal dan musholla di wilayah Kebun Dadap Timur. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berpartisipasi dalam program pengembangan kapasitas tenaga kerja yang terlibat dalam pengelolaan kegiatan keagamaan dan pendidikan. Bentuk kegiatan meliputi pelatihan teknis, pendampingan administrasi, serta penguatan manajemen kegiatan berbasis komunitas. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan keagamaan di tingkat lokal.Selain itu, tim KKN juga menginisiasi pengembangan materi pembelajaran tahsin Al-Qur’an dalam bentuk video tutorial interaktif. Materi tersebut disusun secara sistematis dengan memperhatikan kaidah tajwid dan metode pembelajaran yang komunikatif. Pemanfaatan media digital dipilih sebagai strategi untuk menjangkau peserta didik secara lebih luas, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan generasi yang akrab dengan teknologi. Video tutorial ini diharapkan dapat menjadi sumber belajar alternatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an masyarakat.Dalam upaya memperluas kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan agama, mahasiswa KKN menyelenggarakan kegiatan nonton bareng (nobar) film yang dikemas secara edukatif. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang interaksi sosial, tetapi juga diiringi dengan penayangan video profil pesantren sebagai bentuk promosi lembaga pendidikan. Strategi ini ditempuh dengan pendekatan persuasif dan kultural, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima secara terbuka oleh masyarakat.Di bidang pengembangan potensi lokal, mahasiswa turut mendokumentasikan proses pembuatan gettas, makanan khas Kebun Dadap Timur. Dokumentasi ini dikemas dalam bentuk video yang menampilkan tahapan produksi secara runtut, mulai dari persiapan bahan hingga penyajian. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melestarikan warisan kuliner lokal sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif desa kepada khalayak yang lebih luas.Secara keseluruhan, program kerja KKN STIQNIS 2026 di Kebun Dadap Timur menunjukkan integrasi antara penguatan nilai-nilai keagamaan dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Melalui pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan riil masyarakat, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menghadirkan kontribusi yang kontekstual dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email