SUMENEP, 5 Juni 2026 – Prestasi membanggakan di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh dunia akademis Madura. Dua mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Nurul Islam (STIQNIS), Moh. Tajallirrahman Maulana dan Kodrina Awiyatun, sukses memborong piala dalam ajang kompetisi desain kemasan nasional HIMMAPHORIA 2026.
Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMMARAJA) Universitas Wiraraja Sumenep. Ajang ini diikuti oleh ratusan peserta, mulai dari pelajar tingkat SMA sederajat se-Madura hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di tingkat nasional.
Perjalanan kedua mahasiswa STIQNIS ini terbilang tidak mudah. Kompetisi dimulai dengan babak penyisihan secara daring melalui pengumpulan karya pada 20 Mei 2026. Berkat kreativitas dan konsep yang matang, Rahman dan Rina berhasil lolos dan diumumkan masuk dalam jajaran 5 besar finalis pada 28 Mei 2026.
Babak final kemudian digelar secara luring (offline) pada 30 Mei 2026 di kampus Universitas Wiraraja. Di babak ini, para finalis lomba desain kemasan harus mempresentasikan konsep mereka langsung di hadapan dewan juri, bersamaan dengan finalis dari dua cabang lomba nasional lainnya, yaitu Lomba Puisi dan Lomba Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K).
Suasana kompetisi sempat menegang setelah salah satu finalis lomba desain kemasan terpaksa didiskualifikasi oleh panitia karena tidak menghadiri sesi presentasi utama tersebut.
Pengumuman pemenang dilakukan pada Sabtu malam dalam acara penutupan (closing ceremony) HIMMAPHORIA 2026. Dua delegasi STIQNIS berhasil naik ke atas panggung kemenangan.
Moh. Tajallirrahman Maulana, mahasiswa program studi S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) semester 6 yang akrab disapa Rahman, berhasil meraih Juara 2 Nasional. Rahman memukau juri lewat inovasi desain kemasan makanan kekinian, yaitu mini wonton, dengan nama brand kreatif Mimiwonton.
Sementara itu, rekannya, Kodrina Awiyatun (Rina), mahasiswi S1 IQT semester 4, menyusul dengan menyabet gelar Juara 3 Nasional. Rina sukses menampilkan konsep desain kemasan minuman yang segar dan estetik untuk produk Es Mojito.
Pencapaian ini menjadi pembuktian luar biasa bahwa latar belakang program studi keagamaan tidak membatasi kreativitas mahasiswa STIQNIS untuk bersaing dan unggul di bidang industri kreatif dan desain grafis berskala nasional.
Dalam sambutan penutupannya, Ketua Umum HIMMARAJA Universitas Wiraraja Sa’di nur muhammad menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh peserta, khususnya para pemenang yang telah menunjukkan totalitasnya. Pihak penyelenggara memberikan ucapan selamat yang sebesar-besarnya kepada para juara.
Ketua HIMMARAJA berharap agar ajang HIMMAPHORIA 2026 ini tidak hanya menjadi akhir dari kompetisi, melainkan menjadi pemantik motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus konsisten melahirkan karya-karya inovatif yang lebih baik dan berdampak ke depannya.