Gandeng BEM STIQNIS, MA Nurul Islam Bekali Calon Alumni Arah Masa Depan

SUMENEP — Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam resmi menggelar program Orientasi Kealumnian selama tujuh hari berturut-turut, mulai tanggal 16 hingga 23 Mei 2026.
Berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Nurul Islam (BEM STIQNIS), kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali siswa akhir agar siap menentukan jalan hidup setelah lulus.
Acara yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan secara terpisah di dua lokasi. Siswa putra menempati Aula MA, sementara siswi putri menempati Aula Ar-Rozaq. Kedua ruangan disulap dengan dekorasi yang simpel namun tetap rapi.
Sinergi Kampus dan Madrasah sebagai Teladan Panitia sengaja melibatkan BEM STIQNIS agar para mahasiswa bisa menjadi figur teladan langsung bagi calon alumni. Lewat ruang ini, mereka dapat saling berbagi pengalaman nyata mengenai lika-liku dunia pasca-madrasah.
Selain itu, kolaborasi strategis ini menjadi momentum positif bagi STIQNIS untuk melakukan sosialisasi dan promosi kampus kepada para siswa. Selama seminar berlangsung, anggota BEM mendapat tugas penting. Mereka bertanggung jawab untuk mem-follow up materi serta mendampingi para siswa dalam sesi praktik yang dipandu oleh narasumber.

Kelompok 1 melakukan pengayaan materi bersama Anggota BEM STINIS


Hari Pertama: Menyelami Potensi Lewat “Analisa Diri”
Setelah resmi dibuka pada Sabtu (16/5) pagi, seluruh peserta langsung menerima materi pertama yang sangat krusial, yaitu Analisa Diri.
Materi ini bertujuan agar calon lulusan mampu mengenali potensi, kelebihan, serta kekurangan dalam diri mereka sendiri sebelum benar-benar terjun ke masyarakat. Untuk memberikan pemahaman yang mendalam, panitia menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif yang kompeten di bidangnya untuk mengisi sesi putra dan putri secara terpisah.
Pada sesi putra di Aula MA, materi disampaikan langsung oleh Bapak Mujahid Anshori, M.Pd.I. yang saat ini menjabat sebagai Ketua STIQNIS. Beliau menekankan pentingnya visi hidup dari sudut pandang akademis dan spiritual.
Sementara itu, sesi putri di Aula Ar-Rozaq menghadirkan Bapak Mahendra Cipta. Beliau adalah seorang sastrawan sekaligus pelukis yang dikenal sering mendalami karakter diri dan dituangkan ke dalam karya-karyanya.

Hari Pertama Materi “Analisa Diri” bersama bapak Cipta Mahendra


Agenda Sepekan: Siapkan Mental Hadapi Dunia Nyata
Materi Analisa Diri tersebut baru menjadi pembuka dari rangkaian maraton seminar yang dijadwalkan mengisi satu pekan ke depan.
Setiap harinya, para peserta akan digembleng dengan satu materi esensial secara bergantian. Berikut adalah rangkaian materi yang akan diterima siswa selama orientasi:

  • Fundamental Leadership (Dasar-Dasar Kepemimpinan)
  • Nasionalisme dalam Perspektif Aswaja
  • Fikih Pra-Nikah
  • Mengenal Dunia Perkuliahan
  • Mengenal Lingkungan Sosial dan Ekonomi dalam Masyarakat

Melalui paket pembekalan yang komplet ini, MA Nurul Islam berharap para lulusannya kelak tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga matang dan bijak saat mengambil keputusan di masa depan.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email